Minggu, 06 Oktober 2013

Sanksi Hukum Jika Notaris Menghilangkan Minuta Akta

umat, 14 Juni 2013
Pertanyaan:
Sanksi Hukum Jika Notaris Menghilangkan Minuta Akta
Apa akibatnya jika minuta akta notaris hilang? Bagaimana jika notaris tidak tahu menahu mengenai hal tersebut dalam arti tercecer oleh pegawai?
xmosi6
Jawaban:
http://images.hukumonline.com/frontend/lt506aec66ed27e/lt506bc9aa28ce7.jpg
Menyimpan minuta akta adalah salah satu kewajiban Notaris sebagaimana terdapat dalam Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris (“UU Jabatan Notaris”), sebagai berikut:
 
Pasal 16
(1) Dalam menjalankan jabatannya, Notaris berkewajiban:
a.    bertindak jujur, saksama, mandiri, tidak berpihak, dan menjaga kepentingan pihak yang terkait dalam perbuatan hukum;
b.    membuat akta dalam bentuk Minuta Akta dan menyimpannya sebagai bagian dari Protokol Notaris;
c.    mengeluarkan Grosse Akta, Salinan Akta, atau Kutipan Akta berdasarkan Minuta Akta;
d.    memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang ini, kecuali ada alasan untuk menolaknya;
e.    merahasiakan segala sesuatu mengenai akta yang dibuatnya dan segala keterangan yang diperoleh guna pembuatan akta sesuai dengan sumpah/janji jabatan, kecuali undang-undang menentukan lain;
f.     menjilid akta yang dibuatnya dalam 1 (satu) bulan menjadi buku yang memuat tidak lebih dari 50 (lima puluh) akta, dan jika jumlah akta tidak dapat dimuat dalam satu buku, akta tersebut dapat dijilid menjadi lebih dari satu buku, dan mencatat jumlah Minuta Akta, bulan, dan tahun pembuatannya pada sampul setiap buku;
g.    membuat daftar dari akta protes terhadap tidak dibayar atau tidak diterimanya surat berharga;
h.    membuat daftar akta yang berkenaan dengan wasiat menurut urutan waktu pembuatan akta setiap bulan;
i.     mengirimkan daftar akta sebagaimana dimaksud dalam huruf h atau daftar nihil yang berkenaan dengan wasiat ke Daftar Pusat Wasiat Departemen yang tugas dan tanggung jawabnya di bidang kenotariatan dalam waktu 5 (lima) had pada minggu pertama setiap bulan berikutnya;
j.     mencatat dalam repertorium tanggal pengiriman daftar wasiat pada setiap akhir bulan;
k.    mempunyai cap/stempel yang memuat lambang negara Republik Indonesia dan pada ruang yang melingkarinya dituliskan nama, jabatan, dan tempat kedudukan yang bersangkutan;
l.     membacakan akta di hadapan penghadap dengan dihadiri oleh paling sedikit 2 (dua) orang saksi dan ditandatangani pada saat itu juga oleh penghadap, saksi, dan Notaris;
m. menerima magang calon Notaris.
 
Pada dasarnya, menyimpan minuta akta itu adalah kewajiban Notaris, sehingga Notaris seharusnya menyimpan sendiri Protokol Notaris (yang berisi minuta akta) dan tidak membiarkan Protokol Notaris dipegang oleh pegawainya. Ini karena Protokol Notaris adalah kumpulan dokumen yang merupakan arsip negara yang harus disimpan dan dipelihara oleh Notaris (Pasal 1 angka 13 UU Jabatan Notaris).
 
Jadi, jika minuta akta tersebut hilang, dapat dikatakan Notaris tidak menjalankan kewajibannya menyimpan minuta akta dengan benar. Dalam hal ini, berdasarkan Pasal 85 UU Jabatan Notaris, jika Notaris tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana terdapat dalam Pasal 16 ayat (1) huruf b UU Jabatan Notaris, Notaris tersebut dapat dikenai sanksi berupa:
a.    teguran lisan;
b.    teguran tertulis;
c.    pemberhentian sementara;
d.    pemberhentian dengan hormat; atau
e.    pemberhentian dengan tidak hormat.
 
Pihak yang dirugikan oleh Notaris dapat melaporkan Notaris yang bersangkutan kepada Majelis Pengawas Daerah atau Dewan Kehormatan Daerah jika kerugian itu timbul karena adanya pelanggaran dalam jabatan notaris atau pelanggaran kode etik. Atau, dilaporkan ke polisi jika perbuatan notaris tersebut sudah di luar jabatannya seperti diuraikan sebelumnya. Lebih lanjut, Anda dapat membaca dalam artikel yang berjudul Langkah Hukum Jika Dirugikan oleh Notaris.
 
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
 
Dasar Hukum:
Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter sumber@klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline

Tidak ada komentar:

Posting Komentar