Senin, 24 November 2014

Kemenkum HAM Siapkan Permen Majelis Kehormatan Notaris

Kemenkum HAM Siapkan Permen Majelis Kehormatan Notaris

Kemenkum HAM Siapkan Permen Majelis Kehormatan Notaris
Jakarta – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) tengah merancang Peraturan Menteri tentang Majelis Kehormatan Notaris untuk mengatur tentang mekanisme pemanggilan notaris terkait proses penyidikan. “Kami sekarang sedang menyusun Permen Majelis Kehormatan Notaris”, kata Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Harkristuti Harkrisnowo di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Kantor Wilayah (Rakornas Kanwil) AHU di Ditjen AHU Gd. Sentra Mulia, Jakarta, Selasa (18/11).

Orang nomor satu di Ditjen AHU ini menuturkan, pembuatan Permen tersebut selain merupakan amanat UU, juga adanya oknum notaris yang dilaporkan ke pihak kepolisian atas berbagai kesalahan yang dilakukan. “Jadi gini, itu tidak ada urusannya dengan kita (Ditjen AHU) sebenarnya. Jadi kalau ada notaris itu berurusan dengan PT, PT kan yang bikin aktanya notaris. Nah notaris itu kan notaris yang dipanggil polisi sebagai saksi, tapi ada juga notaris yang melakukan kesalahan. Makanya kami sekarang sedang menyusun Permen itu”, paparnya.

Namun demikian, kata Harkristuti ada sejumlah advokat yang mempermasalahkan ketentuan bahwa polisi bisa langsung memeriksa dan menangkap notaris yang dilaporkan tersebut, tanpa harus ada pemeriksaan dan izin terlebih dulu dari Majelis Kehormatan Notaris. “Ini sedang digugat di MK mengenai Pasal 66 ayat (1), bahwa dalam proses penegakan hukum, polisi, jaksa pengadilan, itu dengan persetujuan Majelis Kehormatan Notaris”, ujarnya

Menurut Harkristuti, pembentukan Majelis Kehormatan Notaris itu untuk menyamakan profesi notaris dengan profesi lainnya dihadapan hukum. “sama dengan IDI (Ikatan Dokter indonesia), kan tidak semua dokter langsung diserahkan ke polisi (ditanya dulu-Red). IDI ini udah benar gak? Sehingga mengurangi tugas kepolisian. Ini menjaga wibawa dari notaris, karena mereka juga diangkat oleh negara”, tandasnya. (Cip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar